Selain Andrea Pirlo, Siapa Seorang Legenda ?

Mon, Oct, 9, 2017

Bosjudi88.net – Andrea Pirlo mengambil keputusan juga akan selekasnya gantung sepatu. Ia tidak juga akan bertanding sepakbola sekali lagi selepas kontraknya bersama New York City FC habis pada 31 Desember yang akan datang.

Aneh rasa-rasanya bila berujar Pirlo yaitu pesepakbola legendaris punya tim di Amerika Serikat itu. Sebabnya, ia baru bertanding di NYCFC semenjak dua tahun terakhir. Ia tidak sempat mencapai titel kampiun apa-apa disana terkecuali mencatatkan 61 performa dengan menyumbangkan satu gol serta sembilan assist.

Susah juga berujar Pirlo yaitu legenda Inter Milan. Saat bertanding bersama Nerazzurri mulai tahun 1998 sampai 2001, ia tidak berhasil bercahaya hingga sekian kali melakukan peminjaman di tim yang beda. Tanpa ada rasakan titel apa pun, Pirlo terdaftar cuma bertanding 38 kali bersama tim senior—lebih banyak bertanding di New York City FC.

Tetapi sekian, Inter tetaplah mempunyai kesan sendiri dalam perjalanan Pirlo. Menurut dia, gabung Inter yaitu satu lonjakan dalam karirnya dalam meraih mimpi. Ia juga tidak enggan berujar Inter yaitu satu diantara tim favoritnya, cuma saja ia kurang mujur dengan situasi yang berlangsung saat itu.

“Inter? Saya datang dalam masa susah untuk tim. Banyak perubahan pesepakbola serta manager pada saat itu. Tetapi, mereka tetaplah tim favorite saya, serta dapat bertanding disana yaitu mimpi. Buat saya, itu yang paling baik, ” kata Pirlo.

Pirlo sempat berandai-andai dapat jadi pesepakbola legendaris di Inter. Sayangnya, ia kehilangan Marcelo Lippi. Kalau Lippi tetaplah melatih Inter, Pirlo mungkin saja tidak juga akan pergi.

“Sekarang saya lihat Lippi, saya langsung ingat, jika ia mungkin saja masih jadi manager Inter Milan, saya mungkin saja jadi legenda disana, ” catat Pirlo dalam autobiografinya.

Dari Inter Milan, Pirlo lalu geser ke AC Milan. Di tim tetangga ini, Pirlo temukan jati dirinya. Pada awal kehadirannya, Pirlo yaitu pesepakbola yang berposisi di belakang striker.

Di Milan ia temukan sosok manager yang dapat melejitkan potensi terbaiknya. Di tangan Carlo Ancelotti, ia berpindah peranan jadi gelandang bertahan. Ia mencapai titel kampiun untuk pertama kalinya bersama AC Milan pada 2003, saat itu Rossoneri memenangi Liga Champions. Pada tahun yang sama, Milan juga berhasil menyabet titel kampiun Piala Dunia Antarklub serta Coppa Italia.

Keberhasilan Pirlo bersama Milan selalu berlanjut. Tahun selanjutnya, Pirlo bersama Milan memenangkan Serie A serta Supercoppa Italiana. Keberhasilan Pirlo bersama Milan menjangkau puncaknya sekali lagi pada 2007 selepas menaklukkan The reds di Liga Champions. Kemenangan 2-1 pada waktu itu merasa begitu emosional untuk Milan karna dua tahun terlebih dulu, Milan sempat ditaklukkan dengan dramatis yang di kenal dengan malam ajaib di Istanbul.

Disuatu saat, pada waktu karirnya tengah menanjak bersama Milan, Pirlo memperoleh tawaran bertanding di Real Madrid (masa Fabio Capello). Ia menampik tawaran itu karna memperoleh kontrak terbaru sampai 2011 serta dengan besaran upah yang ia tetapkan sendiri. Saat itu Milan memanglah masih jadi tim kaya raya.

Sampai tahun 2010, Josep Guardiola turut membujuk Pirlo untuk bertanding di El barca. Ajakan itu sesungguhnya satu peluang untuk Pirlo bila menginginkan bertanding di Spanyol.

Terlebih, saat bertanding Playstation, ia kerap pilih Barca sebagai tim andalannya. Namun keasyikannya bertanding PS itu malah jadi sebab penolakannya pada Barca. Ia membeberkan malas geser ke Barca karna lainnya masih miliki kontrak dengan Milan, ia terasa masih nyaman di Milan : dapat bertanding PS dengan Alessandro Nesta di saat senggang.

2011 adalah tahun pamungkas Pirlo bersama Milan juga pamungkas kalinya ia mengangkat trofi bersama Milan. Pada waktu itu, Il Diavolo Rosso berhasil memenangkan Serie A bersama Massimiliano Allegri (yang sekarang  ini melatih Juventus).

Pirlo mungkin saja tidak juga akan meninggalkan Milan bila hasratnya tercukupi. Diakhir kontraknya di Milan, Pirlo menginginkan memperoleh perpanjangan kontrak sepanjang tiga tahun walaupun pada waktu itu ia telah berumur 32 tahun. Lainnya itu, ia juga inginkan peluang bertanding dengan reguler sebagai gelandang bertahan sebagaimana terlebih dulu. Tetapi keinginan itu tidak memperoleh jawaban dari dari tim serta Allegri lebih memprioritaskan Massimo Ambrosini serta Mark van Bommel untuk menukar tempatnya.

” Milan tawarkan saya perpanjangan satu tahun tetapi saya inginkan tiga tahun perpanjangan kontrak. Tetapi argumen sesungguhnya saya meninggalkan Milan yaitu karna Allegri juga akan memakai Ambrosini serta Van Bommel dimuka barisan pertahanan, ” ungkap Pirlo.

Pirlo juga gabung dengan Juventus dengan bebas transfer dengan kata lain gratis pada tahun 2011. Pada musim perdananya, Pirlo langsung berhasil mengangkat penampilannya Juve. Mereka mencapai titel Serie A untuk pertama kalinya selepas tim  berbasiskan di kota Turin itu alami keterpurukan setelah Calciopoli.

Empat tahun bersama Bianconeri, Pirlo senantiasa memberi titel Serie A. Ia juga mengantongi satu titel Copa Italia serta dua Piala Super Italia. Diakhir musimnya, ia membawa Juventus maju ke final Liga Champions namun pada akhirnya tidak berhasil kampiun selepas kalah dari El barca. Keseluruhan, Pirlo tujuh kali menyabet titel kampiun bersama Juve.

Tak gampang memastikan Pirlo legenda punya siapa lihat prestasi serta perannya di Juventus serta di AC Milan. Umumnya, pesepakbola legenda ditetapkan dimana ia pamungkas bertanding, sebagaimana seperti Francesco Totti sebagai legenda AS Roma.

Tetapi teori sebagaimana tak berlaku pada semua pesepakbola. Steven Gerrard umpamanya, gampang untuk berujar, kalau eks pesepakbola asal Inggris itu yaitu legenda punya Liverpool—meskipun di pada akhirnya karirnya ia membela La Galaxy di Amerika Serikat. Frank Lampard juga akhiri karirnya sama sebagaimana Pirlo, di New York City FC, namun semuanya setuju kalau ia yaitu pesepakbola legenda The blues karna ia banyak mencapai rekor menarik bersama The Blues—kendati ia sempat membela Manchester City serta memulai karir di West Ham.

Pirlo miliki masalah sendiri. Ia susah disebutkan sebagai pesepakbola legenda Milan atau legenda Juventus karna bersama ke-2 tim itu banyak menyabet titel dengan cerita indah semasing. Suporter Milan tidak bersedia bila Pirlo dimaksud sebagai legenda Juve karna nama Pirlo sudah tertulis dalam daftar ‘Hall of Fame’ tim bermarkas di San Siro itu selepas bertanding sepanjang 10 tahun.

Bila lihat jumlah pencapaian trofi, Pirlo memanglah lebih kerap mencatatkan prestasi bersama Milan, menyatukan sembilan trofi dari 400 performa, 41 gol serta 38 assist. Tetapi ia sangat dikenang sebagai pahlawan Juventus selepas ‘terbuang’ dari AC Milan dengan menyabet tujuh titel dalam 164 performa, 19 gol serta 38 assist.

Jadi, Andrea Pirlo legenda punya siapa?

Related Posts:

Mourinho Sudah Lebih Tenang

Bosjudi88.net – Beberapa waktu lalu sang mantan manajer Manchester United yaitu...

Lacazette Tidak Alami Kesulitan di Arsenal

Bosjudi88.net – Striker Meriam london, Alexandre Lacazette mengaku kalau ia dapat...

Moses Dalam Puncak Kariernya

Bosjudi88.net – Telah diakui pada beberapa waktu lalu bahwa Victor Moses...